Selasa, 02 Juni 2020

Batasan Materi UKK Matematika Kelas 8 SMP Negeri 1 Tutur

Teorema Pythagoras

Sisi miring atau sisi terpanjang dalam segitiga siku – siku sama dengan kuadrat sisi – sisi lainnya.
AC2 = AB2 + BC2   à Dengan ketentuan sisi terpanjang adalah AC
Contoh soal : Suatu segitiga siku- siku memiliki sisi tegak (AB) panjangnya 15 cm ,dan sisi mendatarnya (BC) 8 cm, berapakah cm kah sisi miringnya (AC) ?
Diketahui :
AB = 15
BC = 8
Ditanya : Panjang AC …???
Jawab :  
Cara :
AC2 = AB2 + BC2
AC= 152 + 82
AC2 = 225 + 64
AC2 = 289
AC = √289 = 17 cm
Triple Pythagoras adalah 3 bilangan yang memenuhi teorema Pythagoras. Contoh 3,4, dan 5 merupakan triple Pythagoras
Lingkaran
Luas (L)
L = π.r.r
Keliling (K)
K = 2.π.r
Diamter (d)
d = 2 x r

1. Pusat Lingkaran
Lingkaran punya sebuah titik yang tepat berada pada tengah-tengah tubuhnya. Titik ini adalah pusat lingkaran. Titik pusat lingkaran mempunyai jarak yang sama dengan semua titi pada tepi lingkran. Pertahikan gambar lingkaran di atas. Jarak titik O dengan titik sembarang B dan D adalah sama.
2. Jari-Jari Lingkaran
Jari-jari lingkaran adalah besaran panjang yang dihitung dari titik pusat lingkran dengan sembarang titik pada tepi lingkaran. Misalnya pada gambar di atas jari-jari lingkran adalah OA, OB, OC, OD

3. Diameter
Diameter adalah garis yang menghubungkan dua titik pada tepi lingkaran dengan melalui titik pusat, misalnya AD. Panjangnya diameter sama dengan dua kali jari-jari lingkaran. d = 2r
4. Busur Lingkaran
Busur lingkaran adalah garis berbentuk lengkung pada tepian lingkaran. Misalnya busur AB, BC atau busur CD. Jadi busur bisa sobat katakan sebagai potongan dari keliling lingkarang. Dalam penulisannya biasanya menggunakan gari lengkung di atas nama dua titik.
5. Tali Busur
Yang dinamakan tali busur adalah garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran tanpa melalui titik pusat. Misalnya tali busur AC.
6. Juring Lingkaran
Kalau Busur adalah bagian atau potongan dari keliling lingkaran lain halnya dengan juring. Juring lingkaran adalah potongan atau bagian dari luas lingkaran jadi juring adalah luasan yang dibatasi busur dengan dua buah jari-jari. Misalnya juring COD. Untuk mencari luas juring cukup mudah sobat hanya perlu membagi sudut apit jari-jari yang membentuk juring dengan 360º dan mengalikannya dengan luas lingkaran.

7. Tembereng
Tembereng adalah luasan pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dan tali busur. Bentuknya mirip dengan lampung kapal. Untuk menentukan luas juring sobat bisa mengurangi juring lingkara dengan segitiga yang dibentuk dari 2 jari-jari dengan tali busur. 
8. Apotema
Apotema adalah bagian lingkaran berupa garis penghubung yang paling pendek yang menghubungkan tali busur dengan pusat lilngkaran. Karena paling pendek maka bisa dipastikan apotema akan selalu tegak lurus dengan tali busur. 

Sudut pusat = 2 x sudut keliling

Sudut keliling = setengah kali sudut pusat lingkaran

Menghitung panjang garis singgung persekutuan luar dan garis singgung persekutuan dalam lingkaran

Bangun Ruang

  • Bagian-Bagian Bangun Ruang Sisi Tegak
  • Pengertian macam-macam bangun ruang sisi tegak
  • Luas permukaan dan volume bangun ruang sisi tegak

Statistika

Membaca data tertinggi dan data terendah dari grafik batang dan garis

Median adalah nilai tengah dari data yang telah disusun berurutan mulai dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar. Secara matematis median dilambangkan dengan Me yang dapat dicari dengan cara sebagai berikut.
Contoh median data ganjil
Carilah median dari data 5, 4, , 9, 8, 7
Jawab : urutkan terlebih dahulu dari kecil ke besar : 4, 5, 7, 8, 9
Median adalah angka yang berada di tengah-tengah yaitu 7
Contoh median data genap
Carilah median dari data 5, 4, , 9, 8, 7, 4, 8,10
Jawab : urutkan terlebih dahulu dari kecil ke besar : 4, 4, 5, 7, 8, 8,  9, 10
Median adalah angka yang berada di tengah-tengah yaitu (7+8)/2 = 7.5
Rata-rata: Nilai rata-rata dari suatu kelompok data adalah jumlah nilai data dibagi dengan banyaknya data.
Rumus : (data 1 + data 2 + data  3 + ...) : banyak data
Contoh : tentukan nilai rata-rata dari 4, 6, 5, 5?
Jawab : (4 + 6+5 + 5) : 4 = 20 : 4 = 5
Jadi nilai rata-rata adalah 5

Peluang Empirik
peluang empirik adalah “perbandingan antara frekuensi kejadian terhadap percobaan yang dilakukan”. 
Sedangkan rumus peluang empirik adalah: n(p) = n(A)/n(S)
Dimana:
n(p) = nilai peluang
n(A) = frekuensi kejadian yang diharapkan
n(S) = frekuensi seluruh percobaan
Contoh : Pada pertandingan sepak bola yang dilaksanakan sebanyak 20 kali, ternyata Tim Indonesia menang 12 kali berapa peluang empiriknya?
Jawab : n(p) = 12/20 = 3/5
Jangan lupa belajar variasi lain soal peluang





Selasa, 12 Mei 2020

Daring 2 Matematika 8A-8E

Anak-anak, di pertemuan kali ini kita evaluasi dulu ya. Yang belum menyelesaikan tugas sebelumnya saya tunggu. Link tugas sebelumnya ini ya 
Untuk 8A hari ini, berikut link evaluasinya
Untuk 8B link evaluasi di sini... Klik klik
Untuk 8C link evaluasi di sini... klik klik
Untuk 8 D Link evaluasi klik klik di sini

Untuk 8E link evaluasi klik di sini 

Senin, 11 Mei 2020

Tugas 7F-7G (Daring 2)

Assalamualaikum, selamat pagi anak-anak, jadi hari ini kita akan membahas tentang sudut berpenyiku dan berpelurus. Perhatikan baik-baik video di atas. Selanjutnya :
1. Rangkum di buku tulis matematika kalian
2. Kerjakan tugas Ayo Kita Berlatih 7.4 halaman 160 buku siswa (paket) No 1, 2, dan 3.


3. Kumpulkan melalui whatsapp Bu Aini dengan menyebutkan Nama - Kelas - No. Absen
4. Untuk yang belum mengerjakan tugas sebelumnya, masih ditunggu. Link tugas klik di sini

Jumat, 03 Agustus 2018

Perangkat Pembelajaran K13 Terbaru Tahun 2018 Sesuai Permen Terbaru

Perangkat pembelajaran berkembang pesat dari waktu ke waktu. Dan di tahun ajaran 2018/2019 pun perangkat pembelajaran K13 memiliki beberapa update terbaru sesuai permen yang berlaku saat ini. Sebagai guru professional, kiranya update dan mengetahui informasi dan bisa membuat perangkat yang cocok untuk diterapkan saat ini

Karena itulah, SMP Negeri 6 Malang mengadakan In House Training dan menghadirkan pemateri Hj. Endang S., S.Pd, M.Pd yang pernah menjadi instruktur nasional. Berisi tentang update format perangkat pembelajaran mulai dari silabus, analisis KI/KD, Rencana Pekan Efektif dan lain sebagainya, kegiatan ini pun dilengkapi dengan mengingat kembali tentang apa itu tepatnya profesi guru, syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi guru, kompetensi yang harus dimiliki, hingga lainnya.

Nah sebelum masuk pada materi ini perangkat pembelajaran, yuk sejenak menyimak tentang guru dan serba-serbinya.

Guru sebagai tenaga profesional

Pekerjaan guru hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang mempunyai kualifikasi akademik, kompetensi, dan sertifikat pendidik sesuai dengan persyaratan untuk setiap jenis dan pendidikan tertentu

Syarat menjadi GURU

Tidak semua orang bisa menjadi guru dalam arti tenaga professional. Nah, mereka yang layak disebut guru adalah yang telah memiliki beberapa hal sebagai berikut :
  1. ·       Kualifikasi akademik
  2. ·       Kompetensi
  3. ·       Sertifikat pendidik
  4. ·       Sehat jasmani & rohani
  5. ·       Kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional
  6. Kompetensi guru sebagai agen pembelajaran


Kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

Format Perangkat Pembelajaran K13 terbaru Tahun 2018
Meski tidak banyak terjadi perubahan, namun format perangkat pembelajaran yang kini diyakini mempermudah guru dan peserta didik perlu diperhatikan. Ya, agar semua para guru bisa terbantu dengan dokumen perangkat pembelajaran yang ada. Untuk mendapatkan format perangkat terbaru 2018 dan juga menemukan materi tentang guru bisa kamu klik di sini

Itu dia guys sharing tentang serba-serbi guru dan format perangkat yang bisa kalian ambil di link yang ada di atas. Oke, semoga sukses semuanya

Jumat, 13 April 2018

Hasil Olimpiade Matematika Se-Kota Malang

Beberapa waktu lalu, siswa-siswa SMP melaksanakan olimpiade matematika se- Kota Malang. Dan hasil dari olimpiade ini baru diumumkan. Mau tahu seperti apa hasil olimpiade matematika sekota Malang. Yuk simak dokumen berikut ini. Klik di sini


Minggu, 03 April 2016

Mengenal Sebutan Angka dalam Bahasa Sanksekerta

           Hello math holic, kamu pernah dengar nama seperti "Eka Yulia Pramuna" "Dwi Setyorini", atau "Catur Wulandari" ??? Nah, pastinya kita sudah familiar dengan kata Eka yang mewakili angka 1. Sehingga, Eka Yulia Pramuna, lazimnya akan menunjukkan image bahwa Eka adalah anak pertama. Pun juga, Dwi anak kedua, Catur anak ke empat dan seterusnya.

        Tapi kebanyakan orang, hanya familiar dengan kata sejenis ini hanya sampai urutan ke- lima. Nah, di sini kita akan membahas sedikit tentnag Eka, Dwi, Tri, dan lainnya. Agar kita bisa lebih memahami minimal sampai bilangan 10. Sebenarnya ini angka apa ?


       Sebutan Eka, Dwi, Tri, adalah sebutan untuk angka dalam Bahasa Sanksekerta. Bahasa yang sudah ada dan lekat pada zaman Hindu Budha. Oleh karena itu, tidak heran kalau di Pulau Jawa yang notabene pernah  berdiri Kerajaan Hindu Budha, tidak asing mendengar kata-kata itu.

      Berikut sebutan dalam Bahasa Sanksekerta untuk angka 1 - 10
     
1 = Eka
2 = Dwi
3 = Tri
4 = Catur
5 = Panca
6 = Sat
7 = Sapta
8 = Astha
9 = Nawa
10 = Dasa

      Itulah sedikit pengetahuan yang kali ini dibagikan matheraphy. Stay love math ya.. :)